Pangkal Jalan & Persinggalan

Posted by Leiron Senin, 03 Oktober 2016 0 komentar

Setidaknya kau tau tau bahwa takkan ada kebaikan yang muncul ketika kau mengusik ruang rahasia seseorang. Tak apa kita terhubung oleh hal yang abstrak yang kadang orang lain menyederhanakannya menjadi satu kata, misalkan aku yang menghilang diawal kisah kau yang akan mencariku kesana- kemari dan ketika kau yang menghilang di awal cerita maka akulah yang pusing mencarimu entah ke mana. 
Entah warna apa benang yang menghubungkan kita namun tetap saja kita begitu saling merindu pada saat tertentu dan seakan tak pernah bertemu di banyak waktu lainnya. Tak apa akupun juga tak berharap selalu diingat tiap waktu, hanya wanita bodoh yang berharap seseorang yang bukan orangtuanya selalu mengingatnya setiap waktu. Wanita naïf yang tidak sadar bahwa banyak yang seperti dirinya di dunia ini yang bahkan lebih darinya.  Aku tau kita terhubung hanya saat ketika kita sama-sama bosan dengan kehidupan yang biasa lalu saling berbicara ketika tidak ada yang bisa mengerti ucapan yang kita lontarkan. Lalu ketika semua itu selesai kau akan pergi lagi ke duniamu dan akupun juga seperti itu. kita hanya sama- sama singgah di tempat yang sama dan bercerita tentang hidup yang dijalani lalu setelah kau pulih kita sepakat untuk menjalani kisah masing masing. Kau selalu menolak ikut dalam kebahagianku dan akupun tak bisa ikut bersorak genbira bersama teman-temanmu.
Di duniaku rupamu tak diterima dan selalu dianggap begitu buruk dan di duniamu aku tidak begitu nyaman dengan sahut sahutan yang memekikkan telinga. Tak ada yang berharap di antara kita ada sebuah kelanjutan yang bahkan melebihi sebuah pertemanan, bukan untuk ini kita membuat janji bukan ?  jika kupikir kembali awal pertemuan ini maka kaulah orang pertama yang mengajariku memandang dunia degan sudut pandangmu, dunia yang begitu meriah yang datang padamu untuk kau nikmati sepuas puasnya walaupun kadang pikiranmu membuatku tidak begitu suka dengan prinsip hidupmu. Namun prinsip hidup bukan area yang bias kusentuh dari diri seseorang karena itu terbentuk dari kehidupanmu yang lalu jadi kubiarkan kau memilih jalanmu. Apakah kau akan tetap mengulurkan tanganmu ketika aku terjatuh atau tidak ? terserah padamu.
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Pangkal Jalan & Persinggalan
Ditulis oleh Leiron
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://lembaranpemimpi.blogspot.com/2016/10/pangkal-jalan-persinggalan.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 komentar:

Posting Komentar

Template by Berita Update - Trik SEO Terbaru. Original design by Bamz | Copyright of Catatan Sang Pemimpi.