sebuah harap dintara kemustahilan

Posted by Leiron Rabu, 12 Desember 2012 0 komentar


Larik larik masih tak terjamah oleh bibir
hati tak terbaca walau lewat tatapan
tak ada yang paham juga mengerti

jiwa merana dalam ruang sepi
mengarungi lamunan perkepanjangan
Melambaikan tangan pada gelap yang datang mengawali malam
lalu menyapa tangis dalam hening

kenangan muncul bergantian
tampa bisa terhenti
jalani beribu hari tampa sedikitpun arti

bibirnya bergetar tapi tak berkata
tak ada sebuah senyum
 terpampang di wajah lesunya
saat menatap hamparan langit malam

ia enggan bercerita tentang rasanya
“orang kan dengar tapi takkan mengerti”
Katanya pada hening

Sesekali bersandar di sudut ruang
Menangis dan menangis
Mungkin tuk sebuah penantian yang tak berkesudahan
“apa yang ia rasakan”
Tanyaku pada bintang
Bintang hanya diam membisu
Tampa sebuah jawaban

Bisakah kau berbagi cerita ?
“Bisakah kau mengerti tentang harap
Tentang penantian tuk terwujudnya sebuah harap
Jika tidak jangan tanya lagi
“Orang kan mendengar tapi tak mengerti
Orang kan tau ucapmu tapi takkan paham rasamu
Sia sia berkata jika hanya tuk di dengar bukan dipahami”.

kuharap tuan waktu baik padanya
tuk mengobati luka hatinya
karna ku tau tak ada yang mampu menjamah hatinya

“tetaplah menagis kawan hingga kau rasa cukup tuk mengawali sebuah hari baru”


Baca Selengkapnya ....

Menua dalam harap

Posted by Leiron Rabu, 28 November 2012 0 komentar

Dalam tubuh yang  mulai menua
Namun impian masih tetap liar
Dalam terangnya siang
Dalam gelapnya malam
Ia masih tetap berpetualang
Menjelajahi angkasa
Walau harus menua bersama harap
menetap dalam ruang gelap tak bercahaya
beribu hari terlewatkan tampa arti
bisakah aku meraihnya ?
hanya itu yang ada dalam pikiran
sebelum akhirnya ia dapati dirinya dalam dekapan bunga api impiannya
memberinya kehangatan dan akhirnya lenyap bersamanya
tak ada penyesalan hanya ada senyum yang tertoreh
walau itu kan jadi dekapan pertama dan terakhirnya

Baca Selengkapnya ....

Imaji dalam hidup

Posted by Leiron Jumat, 23 November 2012 0 komentar

Kematian selalu membawa duka terdalam, membawa rindu terpedih bersama gaungan hujan. Terlepas dengan cerita kematian tak peduli masa silam atau masa depan jiwaku kan terus mengembara bersama angan yang makin menjadi jadi walau tubuh menua dalam ambang kematian. Ku pikir pelangi yang tercipta dari gemericik hujan embun yang di terpa mentari akan tetap menyimpan cerita dan kecemburuannya terhadap tarian pelangi lain dari tempat paling dingan di ujung utara dunia, pelangi yang tak pernah terpaku hanya pada satu titik keindahan melainkan menciptakan keindahan di setiap sudut sudut wujudnya yang maya yang akhirnya menciptakan keindahan abadi yang kan selalu di elu-elukan pencinta fanatiknya. Kau tau teman kalau jiwaku kan terus mengembara bersama anganku. ku kan melindungi apa yang kau coba untuk lindungi dulu. Ku harap kita kan bertemu dalam dunia maya penuh keajaiban malam nanti, saat bulan kembali menempati singgasana malamnya yang di taburi bintang yang semakin lama semakin tebal pada dinding langit yang gelap dan saat ku dapati diriku berbaring dengan mata terpejam menyelam dalam dunia fantasi. Dalam fantasi dan impianku kau masih sebuah pelangi menari dan ku masih sepotong pelangi kecil di ujung langit yang tercipta dari gemericik hujan embun yang di terpa mentari. Masih ku simpan cerita kita dan kecemburuanku terhadap teman pelangi menariku walau kerinduan lebih pekat di banding rasa seluruhnya. Kurindukan gagasan-gagasan ataupun nasihat yang selalu kau tulis untukku , untuk membantuku dalam melahap seluruh jalan kehidupan yang terkadang melelahkan. Kau seperti sosok abadi yang selalu terkenang dalam hati pencinta fanatikmu mereka menyukai segala yang ada dalam dirimu dan tentang cerita hidupmu yang tak terlalu beruntung, mereka menyukaimu dari sosokmu yang anggun dan penuh keajaiban yang tak dapat diterka siapapun atau gagasan gagasan serta imajinasi yang tak pernah ku lihat dan ku bayang kan sebelumnya. Kau pencipta segala hal yang pernah ku anggap musatahil ada pada bumi walau kandati kau sekarang berada dalam pelukan hangat bumi.
Ku kan selau manatap langit pada rembang petang ku harap bintang kejora menyampaikan luapan kerinduanku dan kekagumanku yang masih ku simpan di hatiku hingga saat ini.ku harap kau tersenyum di sana melihatku. Ku harap di antara rasi bintang yang tercipta malam nanti ku kan melihat rasi bintang aries yang berarti dirimu menemaniku hingga cahaya malam berganti  mentari dengan sinar jingganya.

 ini hanya sebuah surat bukan sebuah cerita namun bukan surat yang akan di baca oleh orang yang di tujukan. ini juga bukan pengalaman pribadiku, aku hanya ingin melukis sedikit rasa kehilangan seorang teman yang begitu berarti juga berharga bagi bagi seseorang.


Baca Selengkapnya ....

Berharap akan hadirnya pelangi

Posted by Leiron Kamis, 08 November 2012 0 komentar

Mantari meredup akan sinarnya
Terhalang akan adanya awan hitam
Jika awan mulai berkumpul
Mengubah warnanya menjadi hitam
Milyaran rintik hujan siap memeluk bumi


Baca Selengkapnya ....

Kenangan tentang hujan

Posted by Leiron 0 komentar

Hari ini
Hujan gerimis menyapaku lagi dalam sepi
Menyapa dengan dinginnya udara sore ini
Membawa kenangan masa lalu yang pedih
Yang menguak bersama rinduku

Baca Selengkapnya ....

kau dan cerita lautmu

Posted by Leiron Jumat, 28 September 2012 0 komentar
sea
Sea you are part of your life, there memories and life stories you hang it. You never told me how your experience sailing faced waves and strong winds. in a long time and stopped in the middle of the ocean beach shore foreigners sometimes have haunted the story. then you started talking about friends who accompany the ship sometimes selfish and you finally decided to sail alone. I never get bored with the story you tell about the sea. I really like listening to someone's adventure stories, like the story in cartoons.

Baca Selengkapnya ....

pengusir sepi

Posted by Leiron Kamis, 27 September 2012 0 komentar

Senja menyapaku hangat hari ini, Entah mengapa ia begitu ramah dengan sinar jingga yang menemaniku hingga kegelapan malam menjemputku. Tampa kata ia menunjukan keindahan yang digambarnya dengan cahaya jingga yang perlahan mulai meredup. Aku hanya tersenyum memandanginya

Baca Selengkapnya ....

aku

Posted by Leiron Sabtu, 22 September 2012 2 komentar

aku ingin menatapmu puas hari ini
mungkin hanya hari ini
esok,lusa tak akan ada tatapan lagi
wajah,tawa,senyum,tangis 
tak akan teruarai dariku lagi
cukup hari ini !!!

Baca Selengkapnya ....

Kenangan senja

Posted by Leiron Kamis, 20 September 2012 0 komentar

Di kala hati mulai berbicara
Memberi sebuah rasa yang masih terasa asing
Saat mata mulai saling terpikat
Saat puspa rindu mulai terbayang dalam angan

Baca Selengkapnya ....

Bintang

Posted by Leiron Rabu, 19 September 2012 0 komentar
Bintang 

Hai bintang..
Tetaplah jadi sahabat malamku
Menemani hingga fajar menjemputku
Temaniku dalam gelapnya malam
Hingga ku terlelap dalam buaian mimpi

Baca Selengkapnya ....

ANGAN

Posted by Leiron Senin, 17 September 2012 2 komentar
Aku akan terbang tinggi
Bersama bakat kecil  yang ku genggem
Walau terjatuh aku kan maju
Meraih mimpi dan terbang bersamanya

Baca Selengkapnya ....

Mimpi di sudut malam

Posted by Leiron Selasa, 07 Agustus 2012 0 komentar
Mimpi di sudut malam
Malam sunyi tampa dentingan music malam membuatku tertidur lelap dalam buaian mimpi.           
Mimpi di tengah pekat malam di temani sang rembulan yng tengah bersinar terang di langit yang gelap sumber gambar

Baca Selengkapnya ....
Template by Berita Update - Trik SEO Terbaru. Original design by Bamz | Copyright of Catatan Sang Pemimpi.